Untuk siapa artikel ini: Pengguna Google yang sering login lewat ‘Masuk dengan Google’.

Setiap kali Anda memakai ‘Masuk dengan Google’, ada aplikasi yang mendapat izin tertentu. Daftar itu bisa menumpuk bertahun-tahun, termasuk aplikasi yang sudah tidak Anda pakai. Banyak pengguna tidak sadar bahwa aplikasi yang mereka daftar tahun lalu masih memiliki akses ke data pribadi mereka, bahkan setelah aplikasi tersebut tidak lagi digunakan. Kebiasaan menggunakan ‘Login dengan Google’ memang memudahkan, tetapi juga berisiko jika tidak dikelola dengan baik. Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah untuk memantau dan mengelola aplikasi yang terhubung ke akun Google Anda, sehingga privasi dan keamanan data Anda tetap terjaga.

Ringkasan cepat

  • Buka daftar aplikasi dan layanan pihak ketiga.
  • Periksa izin yang diberikan.
  • Cabut akses yang tidak dikenal atau tidak dipakai.
  • Ulangi pemeriksaan berkala.

Mengelola aplikasi yang terhubung ke akun Google adalah langkah penting dalam menjaga keamanan digital Anda. Dengan memeriksa daftar aplikasi secara berkala, Anda dapat mengidentifikasi dan menghapus akses dari aplikasi yang tidak lagi Anda gunakan atau yang mencurigakan. Proses ini tidak memakan waktu terlalu lama, tetapi dampaknya sangat signifikan untuk mengurangi risiko kebocoran data atau akses tidak sah ke akun Anda. Selain itu, mengetahui izin apa yang diberikan kepada setiap aplikasi membantu Anda memahami potensi akses data yang mungkin terjadi.

Yang perlu disiapkan

  • Akses ke Akun Google.
  • Daftar aplikasi yang memang Anda pakai.

Sebelum memulai, pastikan Anda sudah login ke akun Google Anda. Jika memungkinkan, siapkan juga daftar aplikasi yang Anda yakin masih aktif digunakan. Persiapan ini akan membantu Anda dalam membandingkan dan mengidentifikasi aplikasi yang mungkin tidak lagi Anda butuhkan. Misalnya, jika Anda ingat pernah mendaftar untuk layanan foto online beberapa tahun lalu tetapi tidak lagi menggunakannya, aplikasi tersebut bisa menjadi kandidat untuk dicabut aksesnya. Menyiapkan catatan sederhana seperti ini akan membuat proses pemeriksaan lebih efisien dan tidak ada aplikasi yang terlewat.

Langkah-langkah

  1. Buka Akun Google > Keamanan dan cari bagian aplikasi/layanan pihak ketiga yang punya akses.
  2. Pilih satu aplikasi untuk melihat izin yang diberikan.
  3. Cabut akses aplikasi yang tidak dikenal atau sudah tidak digunakan.
  4. Perhatikan izin sensitif seperti akses penuh ke Gmail atau Drive.
  5. Catat aplikasi yang Anda pertahankan beserta alasannya.
  6. Jadwalkan pemeriksaan tiga bulan sekali.

Untuk memulai, buka browser Anda dan kunjungi myaccount.google.com. Setelah login, pilih menu “Keamanan” di sebelah kiri. Di bagian ini, gulir ke bawah hingga Anda menemukan opsi “Aplikasi dan layanan pihak ketiga” atau “Aplikasi yang diizinkan”. Klik opsi tersebut untuk melihat daftar lengkap aplikasi yang memiliki akses ke akun Google Anda. Setiap aplikasi dalam daftar ini akan menampilkan informasi seperti kapan akses terakhir digunakan dan jenis izin yang diberikan. Perhatikan baik-baik aplikasi yang memiliki akses terakhir bertahun-tahun lalu atau yang tidak memiliki aktivitas baru-baru ini, karena ini adalah kandidat utama untuk dicabut aksesnya.

# Prompt siap salin untuk membuka daftar aplikasi terhubung ke Google
1. Buka browser (Chrome, Firefox, Safari, atau Edge)
2. Kunjungi myaccount.google.com
3. Login dengan akun Google Anda
4. Di menu kiri, pilih "Keamanan"
5. Gulir ke bawah hingga menemukan "Aplikasi dan layanan pihak ketiga"
6. Klik untuk membuka daftar aplikasi yang memiliki akses ke akun Anda

Setelah membuka daftar aplikasi, luangkan waktu untuk memeriksa setiap entri secara satu per satu. Klik pada nama aplikasi untuk melihat detail izin yang diberikan. Beberapa aplikasi mungkin hanya memerlukan akses dasar seperti nama dan email, sementara yang lain mungkin meminta izin lebih luas seperti membaca email Anda, mengakses Google Drive, atau bahkan mengelola kontak. Apabila Anda menemukan aplikasi yang tidak mengenali atau tidak ingat pernah menginstalnya, sebaiknya segera cabut aksesnya. Untuk aplikasi yang masih Anda gunakan tetapi memiliki izin yang terlalu luas, pertimbangkan untuk membatasi izin tersebut jika memungkinkan atau mencari alternatif yang lebih aman. Setelah selesai mengatur, catat beberapa aplikasi penting yang Anda pertahankan beserta alasan penggunaannya, misalnya “Aplikasi X untuk login ke situs belajar online” atau “Aplikasi Y untuk sinkronisasi kalender”. Terakhir, ating pengingat di kalender Anda untuk melakukan pemeriksaan serupa setiga bulan sekali, karena aplikasi baru terus ditambahkan seiring waktu.

Tampilan menu bisa berbeda menurut versi aplikasi dan perangkat. Jika nama menu tidak sama, cari pengaturan dengan fungsi serupa atau buka pusat bantuan resmi.

Mengapa Pengelolaan Aplikasi Ini Penting?

Mengelola aplikasi yang terhubung ke akun Google Anda adalah langkah krusial dalam menjaga keamanan digital pribadi. Setiap kali Anda menggunakan opsi “Login dengan Google” di suatu situs atau aplikasi, Anda memberikan izin tertentu kepada layanan tersebut untuk mengakses informasi tertentu dari akun Google Anda. Seiring berjalannya waktu, daftar izin ini bisa menjadi sangat panjang dan berisi aplikasi yang sudah tidak Anda gunakan lagi. Beberapa aplikasi mungkin tidak berbahaya, tetapi ada juga yang mungkin memiliki keamanan yang lemah atau bahkan sengaja dirancang untuk mengumpulkan data pengguna. Dengan menghapus akses dari aplikasi yang tidak lagi digunakan, Anda secara signifikan mengurangi risiko kebocoran data atau akses tidak sah ke akun Anda.

Selain alasan keamanan, pengelolaan aplikasi ini juga membantu Anda mengontrol privasi data. Beberapa aplikasi mungkin meminta izin yang sangat luas, seperti akses ke semua email Anda, kontak, bahkan file di Google Drive. Meskipun Anda percaya pada aplikasi tersebut saat pertama kali mendaftar, kebijakan privasi atau tujuan penggunaan data bisa berubah seiring waktu. Dengan secara rutin memeriksa dan membatasi izin ini, Anda memastikan bahwa hanya aplikasi yang benar-benar Anda butuhkan dan percaya yang memiliki akses ke data pribadi Anda. Ingatlah bahwa setiap izin yang Anda berikan adalah potensi jalan masuk bagi pihak tidak berkepentingan jika keamanan aplikasi tersebut kompromi.

Kapan harus ke pusat bantuan resmi

Meskipun langkah-langkah di atas cukup untuk sebagian besar kasus, ada situasi tertentu di mana Anda perlu mencari bantuan lebih lanjut dari pusat bantuan resmi Google. Jika Anda menemukan aktivitas mencurigakan di akun Google yang tidak bisa dijelaskan dengan daftar aplikasi yang terhubung, atau jika Anda merasa akun Anda telah disusupi, segera kunjungi pusat bantuan keamanan Google. Di sana Anda akan menemukan panduan untuk memeriksa aktivitas akun, mengganti password, dan mengatur pemulihan akun. Selain itu, jika Anda mengalami kesulitan dalam mengakses atau mengelola aplikasi terhubung karena masalah teknis, pusat bantuan ini juga menyediakan solusi terperinci.

Pusat bantuan resmi juga sangat berguna ketika Anda menemukan aplikasi yang tidak dapat Anda hapus melalui prosedur standar. Beberapa aplikasi mungkin memiliki prosedur penonaktifan yang berbeda atau memerlukan verifikasi tambahan. Dalam kasus seperti ini, mengikuti panduan resmi dari Google adalah langkah terbaik untuk memastikan Anda tidak melakukan kesalahan yang dapat memengaruhi akses ke layanan penting. Jangan ragu untuk menghubungi dukungan Google langsung jika Anda merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan akun Anda, terutama jika Anda melihat aplikasi atau aktivitas yang tidak Anda kenal sama sekali.

Jika akun sudah bermasalah

Jika Anda menemukan aplikasi mencurigakan di daftar atau mengalami gejala bahwa akun Google Anda telah disusupi, segera ambil langkah-langkah berikut. Pertama, cabut akses dari semua aplikasi yang tidak Anda kenali atau tidak diharapkan ada di daftar. Untuk melakukannya, kembali ke menu “Aplikasi dan layanan pihak ketiga” di pengaturan akun Google Anda dan hapus akses satu per satu. Setelah itu, ubah password akun Google Anda dengan segera. Gunakan password yang unik dan kuat, yang tidak pernah digunakan di platform lain. Jika Anda belum mengaktifkan verifikasi dua langkah, lakukan segera karena ini menambah lapisan keamanan ekstra yang signifikan.

Setelah mengamankan akun Anda, periksa aktivitas terakhir di akun Google dengan mengunjungi halaman aktivitas akun. Di sini Anda dapat melihat login dari perangkat dan lokasi yang berbeda. Jika ada aktivitas yang tidak Anda kenal, segera keluar dari semua sesi aktif dan pertimbangkan untuk memeriksa perangkat yang terhubung ke akun Anda. Terakhir, periksa email Anda terutama di folder Spam atau Sampah untuk melihat apakah ada notifikasi mencurigakan tentang perubahan akun atau upaya login. Jika situasinya serius dan Anda merasa data pribadi Anda telah disalahgunakan, hubungi dukungan Google secara langsung untuk bantuan lebih lanjut.

Kesalahan yang harus dihindari

Ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan pengguna saat mengelola aplikasi terhubung ke akun Google, yang sebaiknya dihindari untuk menjaga keamanan akun. Salah satu kesalahan terbesar adalah mencabut semua akses tanpa mencatat atau mempertimbangkan konsekuensinya. Beberapa layanan penting mungkin bergantung pada akses Google Anda, dan secara tiba-tiba mencabutnya dapat menyebabkan Anda kehilangan akses ke layanan tersebut atau data penting. Sebaliknya, lakukan pemeriksaan teliti dan hanya cabut akses dari aplikasi yang benar-benar tidak Anda gunakan atau tidak Anda kenal. Jika Anda ragu tentang suatu aplikasi, lakukan riset kecil tentang reputasinya sebelum memutuskan untuk mencabut aksesnya.

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah mengabaikan aplikasi dengan izin luas yang sudah lama tidak dipakai. Banyak pengguna berpikir bahwa “jika tidak aktif, tidak berbahaya,” tetapi ini adalah risiko besar. Aplikasi yang tidak digunakan tetap memiliki akses ke data Anda dan jika keamanannya kompromi, data Anda bisa disusupi. Selain itu, jangan pernah berbagi OTP, password, kode pemulihan, atau data identitas dengan siapa pun, termasuk yang mengaku sebagai staf dukungan Google. Google tidak akan pernah meminta informasi sensitif seperti ini melalui email atau chat. Terakhir, hindari menggunakan password yang sama di berbagai platform karena jika satu akun disusupi, akun lain dengan password yang sama juga menjadi rentan.

Checklist

  • ☐Daftar aplikasi sudah dibuka
  • ☐Aplikasi tidak dikenal dicabut
  • ☐Izin sensitif ditinjau
  • ☐Jadwal cek berkala dibuat

FAQ

Apakah mencabut akses aplikasi menghapus akun saya di aplikasi tersebut? Tidak otomatis. Biasanya hanya memutus izin login atau data dari Google. Aplikasi tersebut mungkin masih menyimpan data yang Anda berikan sebelumnya, tetapi tidak akan lagi dapat mengakses atau memperbarui informasi dari akun Google Anda. Namun, beberapa aplikasi mungkin memiliki kebijakan data yang mengharuskan mereka menghapus akun pengguna setelah akses Google dicabut. Untuk memastikan, Anda dapat membaca kebijakan privasi aplikasi tersebut atau menghubungi dukungan mereka secara langsung.

Bagaimana cara mengetahui jika aplikasi aman untuk digunakan? Untuk menilai keamanan aplikasi, perikulas ulasan pengguna di toko aplikasi atau platform tempat Anda mengunduhnya. Cari pola ulasan yang konsisten dan perhatikan apakah ada banyak keluhan tentang keamanan atau privasi. Selain itu, periksa kebijakan privasi aplikasi untuk memahami jenis data yang mereka kumpulkan dan bagaimana data tersebut digunakan. Jika aplikasi meminta izin yang tidak masuk akal untuk fungsinya, ini adalah tanda merah. Sebagai contoh, aplikasi sederhana untuk membuat daftar belanjaan tidak memerlukan akses ke galeri foto Anda atau kontak penuh.

Apakah ada cara untuk melihat riwayat aktivitas aplikasi yang terhubung ke akun Google? Ya, Anda dapat melihat riwayat aktivitas login dan akses aplikasi di akun Google Anda. Kunjungi halaman aktivitas akun untuk melihat detail seperti perangkat yang digunakan, lokasi, dan waktu akses. Di sini Anda juga dapat melihat aplikasi dan layanan pihak ketiga yang telah mengakses akun Anda serta kapan akses terjadi terakhir kali. Jika Anda melihat aktivitas yang tidak dikenal atau mencurigakan, segera ambil langkah untuk mengamankan akun Anda dengan mengubah password dan memeriksa daftar aplikasi terhubung.

Bagaimana cara membatasi izin aplikasi tanpa menghapusnya sepenuhnya? Beberapa aplikasi memungkinkan Anda membatasi izin yang diberikan tanpa harus menghapusnya sepenuhnya. Untuk melakukannya, buka daftar aplikasi terhubung di pengaturan akun Google Anda, pilih aplikasi yang ingin Anda batasi, dan cari opsi untuk mengelola izin. Beberapa aplikasi mungkin memungkinkan Anda memilih izin spesifik yang diperbolehkan, seperti hanya mengakses nama dan email tetapi tidak mengakses kalender atau kontak. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua aplikasi menyediakan opsi ini, dan beberapa mungkin memerlukan izin tertentu untuk berfungsi dengan baik.

Sumber resmi

  • Google Account Help – Managing apps & sites with access to your account – https://support.google.com/accounts/answer/4599980
  • Google Security Checkup – https://myaccount.google.com/security-checkup
  • Google Privacy Checkup – https://myaccount.google.com/privacy-checkup

Artikel terkait